Cara Mudah Menemukan Ide dan Mengembangkannya

Nah! ini tips untuk menjawab beberapa pertanyaan yang dialamatkan ke bu ririn lewat sms. bu ririn jawab disini saja, biar bisa dibaca sekaligus untuk beberapa yg kirim sms ke bu ririn.

Cara mudah menemukan ide dan mengembangkannya. karena yang bertanya sudah semester 5 jadi analogi yg diutarakan disini adalah analogi yang sudah dipahami oleh yang sudah semester 5. oke..?

Pada dasarnya, karena sudah semester 5, bu ririn yakin bahwa kalian semua sudah memiliki banyak wawasan, banyak imajinasi dan banyak ide. Mungkin perlu feedback sedikit ke semester 1 dan 2. ada matakuliah estetika bentuk dan ada matakuliah teknik komunikasi arst. Pada mk Teknik Komunikasi Arst, kalian semua diajari mulai dari hal yang paling sederhana, yaitu mencari contoh gambar sketsa orang lain, karena gambar sketsa orang lain, persepsinya sudah bentuk sketsa. Kemudian diminta menggambar ulang. bila persepsi 3D menggambar ulang belum bisa, kalian diminta untuk ngeblat sebanyak-banyaknya, agar pesepsi 3D itu terbentuk di pikiran. baru diminta menggambar ulang foto, diending diminta gambar langsung di lapangan, dengan obyek yang real.

Pada mk Estetika Bentuk, masih ingat?… kalian diminta membuat komposisi dasar. kemudian secara bertahap diminta untuk merubah komposisi dengan 8 teknik mengembangkan bentuk. ditambah, dikurangi, dipanjangkan, dipendekkan, dipuntir, dicerminkan, diskalakan, diurai…sampai menjadi suatu komposisi yang ‘pas’ yang sesuai dengan tema yang dipilih.

Apa sebenarnya inti dari 2 mk tersebut…? intinya adalah, meluaskan wawasan, berlatih bertahap dan pengembangan ide yang tidak perlu ‘cling’ atau ‘tiba-tiba’.

Ide bisa digali dengan banyak-banyak mencari wawasan baru ttg obyek yang hendak digarap. Cari obyek sejenis tugas sebanyak-banyaknya. bila tugasnya rumah tinggal..cari buku ‘kiat-kiat membangun rumah’, ‘cara mudah mendesain rumah bisnis’, dan sebagainya sesuai dengan judul tugas. cari yang banyak.. baca paparannya, ulas dan kritisi sendiri. kemudian temukan kesimpulannya. apa kesimpulannya..? kesimpulannya adalah.. : dari sekian banyak rumah yang sudah dibaca, diulas dan dikritisi..? yang mana yang paling menarik bagi kalian…yang mana yg paling disenangi.. sampai-sampai..kadang-kadang..tercetus seperti ini .. : Aduh ! kalo aku nanti punya rumah..aku mau..rumahku seperti ini..

setelah menemukan sesuatu yg sesuai dengan yang ‘disenangi’. pengembangan dapat dilakukan sesuai dengan batasan-batasan tugas. gagasan-gagasan baru akan dengan sendirinya muncul.

Ingat..! sekalipun Arsitektur sangat dekat subyektifitas, tetapi dalam menentukan atau memutuskan desain harus dengan alasan jelas yang logis..termasuk dalam menjelaskan estetika.

jadi intinya.. semua berujung pada pengenalan diri sendiri. memahami apa yg dinyatakan ‘asyik’ oleh diri sendiri sehingga dapat dijabarkan secara logis dan berdasar. apa dasar-dasarnya..? nah..! minimal memenuhi kaidah segitiga vitruvius.. apa hayo..? utilitas, venustas dan firmitas..

he he he…

bu ririn gak menjawab pertanyaan ya..? lo..! ini sudah menjawab..

yang masalah adalah seberapa cepat kalian menangkap peluang untuk melakukan itu..

intinya cuma satu kok.. : senangi pekerjaan kalian.. kesulitan harus bukan jadi hambatan.. tapi harus jadi tantangan.. pasti bisa..meskipun tiap orang memang memiliki waktu yang berbeda untuk menjadi cepat dan tepat.

jangan menyerah. pasti bisa. (y)

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s