Reflection

Look at me,
You may think you see who i really am
But you’ll never know me
Everyday its as if I play a part
Now i see if i wear a mask
I can fool the world but i cannot fool my heart

Who is that girl i see staring straight back at me
when will my reflection show who i am inside

I am now in a world where i have to hide my heart
and what i believe in
but somehow i will show the world what’s inside my heart
and be loved for who i am

Who is that girl i see staring straight back at me
why is my reflection someone i don’t know
must i pretend that im someone else for all time
when will my reflection show who i am inside

There’s a heart that must be free to fly
that burns with a need to know the reason why
why must we all conceal what we think
how we feel
must there be a secret me i’m forced to hide

I won’t pretend that i’m someone else for all time
when will my reflection show who i am inside
when will my reflection show who i am inside

Christina A

Lagu ini bermakna sangat dalam di hatiku. Mendengar lagu ini identik dengan mengingat film ‘Mulan’, dimana lagu ‘reflection’  ini menjadi sountracknya. Cerita anak-anak yang bermakna dalam sekali bagiku. Seorang Mulan, yang ingin menjadi berarti bagi keluarganya. karena dia merasa kelahirannya sebagai kelahiran yang salah. Dia tahu keluarganya mengharapkan kelahiran seorang putra sebagai penerus. Dia berusaha untuk menjadi seorang ‘putra’ yang menurutnya, itulah yang diinginkan oleh orang tuanya. Dia tidak menyadari bahwa keluarganya sudah menerimanya sebagai seorang ‘putri’. Namun dia sudah terlanjur berperilaku ‘gagah’ sebagai seorang ‘putra’. Dia mencoba untuk menjadi yang ‘seseorang’ dia pikir diinginkan oleh orangtuanya. Maka cerita mengarahkan bagaimana akhirnya dia mendapat kesempatan yang menurutnya bisa menunjukkan ke keluarganya, bahwa sekalipun seorang putri, dia bisa berlaku sebagai seorang putra, dengan secara ekstrim berusaha untuk menjadi seorang laki-laki, mewakili keluarga untuk menjadi seorang prajurit.

Kesadaran tentang dirinya sendiri datang dengan cara yang pahit, bahwa dia memang tidak bisa mengingkari dirinya yang sejati. seorang perempuan yang memiliki keahlian laki-laki. Dimana semua dunia seolah menolaknya. dunia laki-laki tidak menerima seorang perempuan sekalipun berkemampuan lebih dari seorang laki-laki, sedang di dunia perempuan dia merasa tidak diterima karena dia tidak memiliki kemampuan wajar seorang perempuan. Dia merasa salah dimanapun dia ada.

Kemudian ‘Sang Dalang’ memberinya kesempatan yang justru menunjukkan satu hal prinsip yang universal, apapun keadaannya, yaitu kejujuran. Dengan melupakan peperangan batinnya, dia lebih mengutamakan kejujuran dan keselamatan orang lain. Dan dia memperjuangkan kejujuran dan keselamatan orang lain itu.

Maka ia mendapatkan dirinya.. sebagai orang yang harus mengakui ke’perempuan’nya, lengkap dengan segala kelebihan yang tidak semestinya..serta kekurangan dirinya sebagai perempuan yang wajar.

Sebenarnya penerimaan ini lebih bersifat ‘kalah’ bagi Mulan.. Tapi cerita memberinya hadiah, bahwa sekalipun dia seorang putri, yang tidak seharusnya berada di peperangan, seorang raja dengan cara yang bijaksana tetap mengakui apa yang telah dilakukannya, mengalahkan ke’ego’an sejumlah banyak laki-laki yang ada sehingga mau tidak mau ikut mengakui apa yang telah dilakukan Mulan, yang bermakna : perbuatan baik pada dasarnya tidak mengenal gender. Apapun jenis kebaikan yang dilakukan. Sebab sang pemberi kesempatan untuk berbuat kebaikan itu, Sang Dalang, tidak memilih berdasarkan gender wayangnya. Tapi berdasarkan ‘niat’ yang ada di hati terdalam para wayang. Pada dasarnya semua diberi kesempatan untuk memilih. Mulan diberi kesempatan untuk memilih, pulang dengan damai untuk kemudian belajar sebagai perempuan sejati agar dapat jodoh, atau melanjutkan berperang karena dia mengetahui sesuatu, tapi dengan kesadaran baru, bukan lagi sebagai laki-laki..tapi tetep hadir dengan ke’perempuan’nya.

Di ending cerita… Mulan kalah. Dia tau harus menerima dirinya sendiri…sebagai seorang perempuan. Maka dia menolak jabatan terbaik yang ditawarkan kepadanya. Dia merasa sudah membuktikan dirinya sebagai wakil keluarga yang berguna.

Suatu kekalahan…yang sesungguhnya merupakan hakikat dari kemenangan itu sendiri, yaitu : menerima keadaan dirinya sendiri.

Begitulah cerita Mulan, menurut versiku.

Kenapa aku sangat tertarik dengan cerita Mulan dan makna yang terkandung dalam lagu ini…?

Karena aku mengalami sendiri…alangkah sulit untuk menerima diri sendiri, alangkah sulit untuk menjadi diri sendiri. Rasanya menjadi PR seumur hidup untuk memantapkan setiap perbuatan menjadi perbuatan yang dilakukan secara sadar dan penuh tanggungjawab.

Lalu bagaimanakah menjadi diri sendiri…?

yang manakah diri kita sesungguhnya..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s