Selamat Tahun Baru 2013

Jam menunjukkan pukul 00.00. Maka saat itulah kembang api dari seluruh penjuru meledak di udara. Semburat warna-warni api yang sumebyar, hijau, merah, kuning, biru menghiasi langit dengan indahnya. tak bisa dipungkiri. akupun sangat mengagumi efek ledakan kembang api di udara itu sebagai karya indah yang menakjubkan. Keindahan yang menghanyutkan itu sedikit kemudian menimbulkan tanda tanya dalam hati, bagaimana manusia mampu menemukan rahasia alam dan kemudian mengelolanya menjadi sesuatu yang bermakna dalam memberikan warna tersendiri dalam kehidupan. Bagaimana manusia telah mengisi kesenangan untuk diri sendiri. Dan manusia, seperti biasa senantiasa mengabaikan hal lain yang mengikuti kesenangan tersebut. Hal tersebut menggelitikku untuk memahami sedikit tentang apa sebenarnya kembang api tersebut.

Kembang api terdiri dari beberapa komponen pokok yaitu :

  1. Oksidator. Oksidator diperlukan sebagai penghasil oksigen untuk memulai proses pembakaran. Bahan oksidator yang dipakai biasanya dari golongan nitrat, klorat, ataupun perklorat. Awalnya nitrat dipakai sebagai bahan oksidator dan senyawa yang sering dipakai adalah kalium nitrat.
  2. Reduktor. Reduktor bereaksi dengan oksigen yang dihasilkan oleh oksidator membentuk gas yang bertemperatur tinggi dan mengembang dengan cepat. Reduktor yang dipakai biasanya adalah belerang dan karbon.
  3. Fuel. Karbon atau thermit umumnya dipakai sebagai fuel pada kembang api. Fuel akan melepaskan elektron pada oksidator. Menyebabkan oksidator tereduksi, selama proses ini berlangsung maka akan terjadi ikatan antara fuel dan oksigen membentuk produk yang lebih stabil, peristiwa pembakaran ini hanya memerlukan sedikit energi agar reaksinya berlangsung, dan ketika proses pembakaran dimulai maka akan dihasilkan energi yang cukup banyak untuk melelehkan dan menguapkan material lain sehingga terjadi percikan api yang menyebabkan terbentuknya cahaya kembang api.
  4. Regulator. Logam biasanya ditambahkan untuk mengatur kecepatan terjadinya reaksi pada kembang api. Semakin besar luas permukaan logam maka semakin cepat reaksi akan berlangsung.

Pemberi warna sebagai tambahan agar kembang api memiliki cahaya beragam biasanya terdiri dari :

  1. stronsium untuk membuat cahaya berwarna crimson (merah tua keunguan),
  2. kalsium untuk membuat warna merah kekuningan
  3. lithium untuk membuat warna kuning hijau terang
  4. barium untuk membuat warna hijau kekuningan
  5. tembaga untuk membuat warna hijau zamrud
  6. telurium untuk membuat warna hijau rumput
  7. thalium untuk membuat warna hijau kebiruan
  8. seng untuk membuat hijau keputihan
  9. tembaga  untuk membuat warna azure (biru langit cerah)
  10. arsenikum untuk membuat warna biru muda
  11. timbal untuk membuat warna biru muda
  12. selium juga digunakan untuk membuat warna biru muda
  13. cesium untuk membuat warna ungu kebiruan
  14. kalium untuk membuat warna ungu kemerahan
  15. rubidium untuk membuat warna ungu

Apa yang dihasilkan oleh peledakan kembang api itu ? coba kita lihat rangakaian reaksi kimia unsur-unsur pembentuk kembang api berikut :

Setiap satu (porsi) natrium nitrat dibakar akan dihasilkan 1,5 porsi oksigen (O2) dan setiap satu porsi kalium klorat dibakar dihasilkan 2 porsi oksigen (O2). Lihat persamaan reaksi di bawah ini.

2NaNO3 (s) —> 2NaNO2 (s) + 3O2 (g)

KClO4 (s) —> KCl(s) + 2O2 (g)

Oksigen (O2) yang terbentuk tadi kemudian direduksi oleh sulphur (S) dan arang (C) menjadi gas belerang/sulphur (SO2) dan gas karbon dioksida (CO2) sesuai persamaan reaksi berikut.

O2 (g) + S (s) —> SO2(g)

O2 (g) + C(s) —> CO2(g)

Dan tambahan bahan kimia untuk menimbulkan efek warna merupakan bahan logam semua.

Dari reaksi kimia ini dapat kita simpulkan bahwa hasil dari peledakan kembang api adalah sebagai berikut : SO2 , CO2 dan partikel logam yang semua ada di udara setelah ledakan terjadi.

Lalu apa efek bahan hasil ledakan tersebut..? nah ini yang mengerikan. Yaitu :

  • SO2 adalah gas penyebab hujan asam karena SO2 dapat bereaksi dengan uap air membentuk asam sulfat
  • CO2 adalah gas yang biasa disebut gas rumah kaca (green house gas) dapat memerangkap panas sehingga menimbulkan efek rumah kaca (green house effect) yang berakibat meningkatnya suhu atmosfer.
  • sisa pembakaran senyawa-senyawa logam itu adalah partikel padatan yang tersuspensi di udara. Partikel padatan itu bila terhisap pernapasan, dia akan mengendap di paru-paru.

Jika 10 ton kembang api, dengan asumsi perbandingan nitrat dan klorat sama besar, maka  pencemar ke udara berupa gas belerang (SO2) sebanyak 7,5 ton dan gas karbondioksida (CO2) sebanyak 10 ton.

Bila di seluruh dunia ada 150 negara saja membakar kembang api sejumlah itu maka sedikitnya 1125 ton gas sulfur dan 1500 ton karbondioksida lepas ke atmosfer hanya dalam semalam.

hal itu membuatku merenung lama pagi ini. cukup bernilaikan, sepadankah, seimbangkah, kesenangan yang kita nikmati dibanding dengan resiko pengrusakan udara dan diri kita sendiri dari hasil kita bersenang-senang menikmati cahaya warna-warni kembang api yang sesaat dan sebentar ini..?

Sungguh bila ada cara yang lebih bijak bagi kita untuk dapat merayakan suatu peristiwa penting, maka sebaiknya membakar kembang api seperti ini lebih baik ditingalkan.

Ada baiknya kita mencari cara merayakan segala sesuatu ini tidak dengan meledakakn kembang api. bisa jadi dengan sinar laser yang mungkin lebih menarik, sehingga para perusahaan kembang api dapat mengalihkan diri menjadi produsen desain sinar laser yang lebih menarik dari kembang api.

aku merasakan..pepohonan menangis dengan beban CO2 yang banyak di udara setelah ledakan kembang api yang memikat, dan hujan yang tersendat turun ke bumi karena sukacitanya ternodai oleh bahan asam yang membuatnya sakit. Yang satu berusaha memperbaiki kerusakan bumi, yang lain memberi masalah untuk semakin membebani bumi.

Mari kita saling mengingatkan, agar Tahun baru yang harusnya membawa spirit bersama untuk berbuat lebih baik dari kemarin, tidak justru ditandai dengan melakukan kesalahan pertama pada bumi. Sungguh sangat kontradiktif.

Sumber :

  1. http://green.kompasiana.com
  2. http://kata2dunia.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s