Pasar Kembang Surabaya-Kekhasan Lokal yang Belum Diperhatikan

Pasar kembang Surabaya berada di wilayah Surabaya Pusat, tepatnya di Kelurahan Sawahan-Kecamatan Sawahan. Bangunan Pasar kembang sendiri ada di jalan Pasar Kembang.

peta pasar kembangArea pedagang Kembang untuk ritual

Memperhatikan nama jalan yaitu Jalan Pasar Kembang sepertinya sesuai dengan ciri khas kawasan ini sebagai pasar dengan barang dagangan khusus yaitu bunga untuk kepentingan ritual tertentu seperti pernikahan atau bunga untuk ziarah ke makam.

Aku belum menemukan catatan sejarah tentang asal muasal spesifikasi kawasan Pasar kembang ini. Tapi melihat eksistensi para pedagang di jalan ini, bisa diperkirakan keunikan kawasan ini pada masa-masa yang lalu. Bahkan di waktu-waktu tertentu seperti bulan romadhon, bulan-bulan yang dianggap sebagai hari baik untuk melakukan pernikahan dan bulan ziarah untuk umat Kong Hu Cu, para pedagang memenuhi jalan Pasar kembang sampai jalan Kedungdoro. Kemacetan tak bisa dihindarkan karena kebanyak pembeli bermobil.

psrkembang1 Menunggu pembeli, masih terlalu pagi

Bila hari masih pagi, dan bunga-bunga yang mereka jual baru saja disiram dengan air agar segar, terlihat betapa menyenangkan memandang warna-warni bunga tersebut.

psrkembang2

‘Etalase’ bunga yang dijajakan

Bahkan bila pedagang tidak banyak modal dan tidak mempunyai bedhak-bedhak bunga, mereka menggelar dagangan langsung di atas aspal dan hanya diberi alas sekedarnya.

psrkembang3Bunga-bunga yang dijajakan di atas jalan dengan alas seadanya

Membludaknya penjual bunga ritual ini hanya pada waktu-waktu tertentu saja. Sehari-hari bunga-bunga tersebut tetap ada yang menjualnya, tapi tidak banyak, dan mereka berdagang di dalam Gedung Pasar kembang.

psrkembang5Gedung Pasar Kembang

Jalan Kedungdoro-Pasar Kembang sebenarnya cukup padat, terutama pada jam-jam tertentu di pagi dan sore hari. Bisa dibayangkan bila waktu-waktu tertentu dimana masyarakat membutuhkan bunga untuk melengkapi ritual kegiatan mereka, maka kemacetan tidak bisa dihindarkan.

Mengapa jalan ini menjadi tempat perdagangan bunga..? Selain kebutuhan bunga seperti ini tidak bisa dihindarkan dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam menjalankan ritual kegiatan kehidupannya, secara lokasi, Pasar kembang memang strategis diantara dua makam besar yaitu Permakaman Umum Tembok dan Permakaman Kembang Kuning.

peta makam n pasar kembangLokasi Pasar Kembang diantara Makam Tembok dan makam kembang Kuning

Sangat menarik, bahwa perkembangan kebutuhan terhadap bunga telah memperkuat posisi lokasi perdagangan bunga di jalan Pasar Kembang ini.

Aku bermimpi bahwa keindahan bunga warna-warni yang ditawarkan oleh penjual bunga ini diwadahi dengan cara yang benar. Alangkah sayang kegiatan yang spesifik dan khusus ini tidak dioptimalkan. Menurutku bisa digali lebih dalam dengan desain produk gerobak yang menarik dan indah, serta penataan yang bersinergi antara penjual bunga di jalan dengan pemilik toko yang tertutupi oleh para pedagang bunga di sepanjang jalan tersebut.

Aku berharap kegiatan yang unik dan spesifik ini mampu memperkuat spirit of place kawasan Pasar kembang. Dan hal ini sebenarnya bisa dijual sebagai kawasan wisata khusus oleh pemkot dengan mencantumkan pada periode waktu-waktu tertentu dan khusus.

Hal yang kecil, tapi bila dirapikan, akan menambah nilai kualitas kota.🙂

3 thoughts on “Pasar Kembang Surabaya-Kekhasan Lokal yang Belum Diperhatikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s